Tipe Pola Asuh Anak dan Penjelasan

tipe pola asuh anakTipe Pola Asuh Anak dan Penjelasan – Tahukah Ayah dan Bunda, bahwa ada banyak cara pengasuhan anak yang dilakukan oleh orangtua lain? Mungkin Ayah dan Bunda melihat jika pola asuh yang digunakan orang lain berbeda atau tidak sesuai dengan cara yang biasa Ayah dan Bunda lakukan pada si kecil. Pola pengasuhan anak oleh masing-masing orangtua memang berbeda. Agar Ayah dan Bunda bisa mengetahui dan menentukan cara pengasuhan anak yang sesuai, cari tahu dulu 6 tipe pola asuh berikut ini!

“Bunda pola asuh yang benar menurut islam? Yuk Ikuti Kelas Online Parernting Bundapedia

1. Tipe Pola Asuh Anak Otoriter
Cara pengasuhan anak yang pertama adalah dengan pola otoriter. Sesuai dengan namanya, pola pengasuhan ini memang bersifat keras dan kaku. Orangtua seringkali memaksa anak untuk menuruti berbagai peraturan yang dibuat. Jika anak tidak patuh, maka akan ada hukuman yang diterimanya. Di satu sisi, pola asuh ini memang bisa membuat anak menjadi lebih mandiri dan disiplin. Namun, di sisi lain anak yang besar dengan cara pengasuhan ini biasanya tidak bahagia, tertekan, dan sering kali memiliki hubungan yang tidak hangat dengan orangtuanya sendiri.

2. Tipe Pola Asuh Anak Demokratis
Berbeda dengan pola asuh otoriter, dalam pengasuhan anak demokratis, orangtua cenderung memberi anak kebebasan untuk mengemukakan pendapatnya. Dalam cara pengasuhan anak ini, orangtua tetap tegas mengajarkan berbagai peraturan. Bedanya, anak akan diberikan penjelasan mengapa ia harus menuruti peraturan tersebut. Jika anak tidak setuju dengan peraturan yang dibuat, maka anak juga bisa memberi usul dan berdiskusi untuk mencari solusinya. Pola pengasuhan ini membuat anak lebih berani untuk mengemukakan pendapat di muka umum. Selain itu, anak juga akan lebih terbuka menerima perbedaan di lingkungannya.

Kelas Online Parenting Bundapedia adalah Platform untuk belajar para bunda cerdas yang ingin membenahi pola asuh anaknnya”

3. Tipe Pola Asuh Anak Temporizer
Temporizer merupakan sebuah cara pengasuhan anak yang tidak konsisten. Orangtua dengan pola pengasuhan ini dapat membuat anak menjadi bingung karena peraturan yang berubah-ubah. Orangtua dengan pola peraturan ini biasanya bisa bersifat lunak pada satu kesempatan ketika anak melakukan kesalahan, tapi pada kesempatan lain bisa juga menjadi sangat keras ketika anak melakukan kesalahan yang sama. Dengan pola pengasuhan ini, anak akan terbawa dengan sifat tidak konsisten orangtuanya. Akibatnya, anak kesulitan memahami apakah tindakannya diinginkan atau tidak, sehingga mereka menjadi semakin tidak disiplin.

4. Tipe Pola Asuh Anak Appeasers
Pola pengasuhan appeasers dikenal juga dengan pola pengasuhan yang overprotective. Orangtua dengan pola asuh ini akan merasa khawatir secara berlebihan ketika anaknya bergaul dengan anak lain, melakukan kegiatan di luar rumah, atau dekat dengan orang asing. Tipe orangtua ini juga umumnya selalu mendampingi anaknya bepergian ke mana pun, bahkan ketika anak sudah menginjak usia dewasa. Akibatnya, anak dapat tumbuh menjadi orang dewasa yang sulit mengambil keputusan dan berinisiatif. Selain itu, pada beberapa anak muncul perasaan tertekan dan justru berusaha untuk menentang semua peraturan yang diberikan orangtuanya.

“Yuk Buruan ikut Kelas Online Bundapedia, Caranya Cukup KLIK DISNI

5. Tipe Pola Asuh Anak Permisif
Pola pengasuhan orang tua yang selanjutnya adalah pola pengasuhan permisif. Pola asuh ini memberikan kebebasan pada anak tanpa memberikan kontrol sama sekali. Sering kali, orangtua dengan pola pengasuhan ini beralasan untuk enggan mengekang dan membuat anaknya tertekan. Namun, dengan kontrol yang sangat rendah anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sulit diatur. Bahkan tak jarang, anak akan lebih sering mengambil keputusan dibanding orangtuanya.

6. Tipe Pola Asuh Anak Otoritatif
Berbeda dengan pola pengasuhan permisif, dalam cara pengasuhan anak otoritatif, orangtua akan memberi kebebasan namun tetap dengan kontrol yang tepat pada anak. Orangtua tetap membangun disiplin melalui struktur dan aturan yang konsisten namun tidak dengan kekerasan. Dengan pola pengasuhan ini, anak dapat berkreasi dan mengeksplorasi berbagai hal sesuai minatnya. Akan tetapi, ketika anak melakukan kesalahan, orangtua tetap ada untuk mengingatkannya. Dengan cara pengasuhan ini, anak akan tumbuh jadi pribadi yang kreatif, cerdas, dan terbuka pada orangtuanya.

Nah, itu dia 6 tipe pola asuh yang sering dilakukan oleh para orangtua kepada anaknya. Kira-kira pola asuh mana yang saat ini sedang Ayah dan Bunda terapkan? Agar tidak membebani si kecil, sebaiknya Ayah dan Bunda memilih pola asuh yang paling sesuai dengan karakter anak.,Dan Usahakan Mempounyai Pendamping/guru tentang Parenting Yang berpengalaman

 

Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat dan tambahan pengetahuan untuk para bunda dan juga saya, Jika anda menginginkan lebih banyak lagi tips dan ilmu mendidik anak mari ikut Kelas Online Parenting Islami, disana bunda akan mendapatkan banyak sekali ilmu tentang mendidik anak dan cara mengatasi masalaha masalah pada anak yang mungkin bunda belum tau Tips dan Triknya, Buruan Klik Link berikut Untuk mendapatkan Ilmu Lebih Lanjutnya Link Pendaftaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.