Di Pijat Perut Saat Hamil apakah Berbahaya ?- Bundapedia



Salah satu hal yang dibutuhkan oleh semua orang adalah beristirahat untuk membuat pikiran dan tubuh segar kembali. Pijat adalah salah satu dari banyak cara untuk menjadi lebih santai.



Pijat perut untuk ibu hamil sekarang menjadi topik yang sering dibicarakan. Apa keuntungan dari pijat perut ini dan apakah metode ini benar-benar diperlukan?

Manfaat di Pijat

Pijat perut untuk ibu hamil sebenarnya memiliki banyak manfaat. Pertama, Anda harus memperbaiki posisi bayi yang salah, yang dapat menyebabkan gerakan bayi selama dalam kandungan. Karena posisi bayi yang tidak normal, banyak kasus persalinan berjalan dengan sangat sulit bahkan berbahaya. Masalah ini dapat diselesaikan dengan pemijatan perut.

Pijat perut juga membantu melancarkan aliran darah menuju perut. Hal ini sangat penting karena otot perut dan pinggang adalah otot yang digunakan ibu hamil untuk menopang janin dan membawa janin saat bepergian.

Pemijatan relaksasi dan menghilangkan kelelahan otot yang berpotensi menyebabkan cedera.

Pemijatan pada perut ibu hamil juga membantu kesehatan kulit karena kulit tertarik dan meregang seiring pertumbuhan janin. Pemijatan dapat membantu kulit kembali lentur, mencegah bekas selulit setelah persalinan.

Yang Perlu di Perhatikan Ketika di Pijat

Meskipun pijat perut memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil, banyak dokter tidak menyarankannya atau bahkan melarangnya. Dikhawatirkan bahwa pemijatan pada area perut yang membesar karena kehamilan dapat mempengaruhi janin. Bayi dapat mengalami berbagai konsekuensi, mulai dari kecacatan fisik hingga yang paling berbahaya, yaitu kematian.

Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko, ibu hamil harus berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum melakukan pemijatan perut. Mereka juga harus memilih profesional yang benar-benar berpengalaman dan terlatih.

Selain itu, usia kehamilan ibu juga sangat penting. Agar pemijatan perut tidak menimbulkan masalah, usia kehamilan ideal adalah 5 bulan atau lebih, ketika janin sudah kuat.

Untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, pijat perut sebaiknya tidak dilakukan jika kulit terasa sakit atau ruam.

Memang ada manfaatnya, tetapi jika Ibu merasa khawatir, akan lebih baik untuk mencari tahu lebih banyak tentang informasi tentang kehamilan karena ada banyak cara lain yang lebih aman dan mungkin menawarkan manfaat yang sama atau lebih dari pijat perut ibu hamil.