Beragam pertanyaan yang jarang diajukan saat tanya jawab dengan dokter kandungan-Bundapedia



Sangat penting bagi setiap ibu hamil untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan mereka untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kehamilan mereka. Namun, begitu juga



Ibu hamil harus berhati-hati dalam banyak hal, mulai dari memilih makanan yang baik untuk mereka hingga melakukan aktivitas tertentu. Ini juga karena apa yang dimakan atau dilakukan ibu hamil mempengaruhi kesehatannya sendiri dan janinnya. Ibu hamil juga dapat bertanya kepada dokter kandungan mereka untuk mengetahui apa yang perlu dihindari atau apa yang benar-benar penting untuk dilakukan.

5 pertanyaan yang jarang diajukan ke dokter kandungan

Ibu hamil juga mungkin tidak terpikir untuk mengajukan pertanyaan yang sebenarnya penting untuk diketahui saat menjalani konsultasi atau tanya jawab tentang kehamilan. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan penting yang jarang ditanyakan oleh ibu hamil.

1. Apakah normal apabila vagina mengeluarkan cairan selama hamil?

Jika keputihan atau cairan vagina yang sedikit, berwarna bening atau sedikit putih (seperti putih telur) dan tidak berbau menyengat, itu normal. Namun, jika cairan keluar berwarna hijau atau kekuningan, berbau tidak sedap, memiliki darah, dan menyebabkan nyeri atau gatal di vagina, ibu hamil harus segera berkonsultasi dengan dokter kandungan.

2. Apakah normal bila ibu hamil mengalami masalah pencernaan

Kadar hormon yang berubah dalam tubuh ibu hamil selama kehamilan dapat berdampak pada sistem pencernaan bayi. Oleh karena itu, masalah pencernaan yang dialami ibu hamil, seperti sembelit, adalah normal. Ibu hamil juga dapat membantu mengurangi konstipasi atau sembelit dengan lebih banyak minum air putih setiap hari, berolahraga secara teratur, dan makan makanan yang kaya serat, seperti sayuran dan buah-buahan.

3. Apakah sering kentut selama masa kehamilan hal yang berbahaya?

Ibu hamil tidak perlu khawatir jika mereka sering kentut atau buang angin, tetapi jika mereka mengalami ketidaknyamanan, nyeri perut, atau kembung dan mual, dokter mereka juga akan membantu mereka. Selain itu, keluhan-keluhan tersebut dapat menyebabkan nafsu makan ibu hamil berkurang, yang berpotensi menyebabkan kekurangan nutrisi dan cairan. setelah berkonsultasi dengan ahli medis. Selain itu, ibu hamil akan mendapatkan perawatan yang tepat.

4. Berapa berat badan ideal selama hamil?

Sebagian ibu hamil mungkin enggan bertanya pada dokter tentang masalah ini. Berat badan adalah komponen penting dari kehamilan yang sehat, dan topik ini penting untuk dibahas. Berat badan ideal setiap ibu hamil berbeda-beda tergantung pada usia kehamilan dan berat badan sebelum hamil, jadi akan lebih baik bagi ibu hamil untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan mereka tentang masalah ini.

5. Apakah aman melakukan hubungan seksual saat hamil?

Ibu hamil dan suaminya mungkin pernah takut untuk melakukan hubungan seksual selama kehamilan karena khawatir akan menyakiti janin mereka. Namun, berhubungan seks saat hamil juga dapat membahayakan kehamilan. Hal ini juga disebabkan oleh fakta bahwa janin dilindungi oleh Rahim dan cairan ketuban yang ada di dalamnya. Hal ini juga berlaku jika ibu hamil mengalami nyeri perut atau keluar darah dari vagina setelah melakukan hubungan intim. Sangat penting untuk segera memeriksakan kondisi ini dengan dokter kandungan.