Cara Mendidik Anak SD yang Baik dan Benar

Mendidik Anak SD – Mengajar adalah salah satu pekerjaan yang sulit, tidak ada keraguan berkaitan dengan hal itu. Dan bekerja dengan anak-anak di bawah umur akan menjadi lebih sulit lagi, terutama ketika menjumapi anak-anak tersebut dalam jumlah yang banyak dalam satu kelas.

 

Cara Mendidik Anak SD yang Baik dan Benar

 

Banyak guru berpengalaman di luar sana yang mempunyai strategi -strategi jitu dalam mengelola kelas seperti yang saya sebutkan diatas. Tidak sedikit dari strategi mereka yang sengaja diunggah ke web dan di sebarluaskan dalam rangka membantu guru-guru lain dalam meraih kesuksesan yang sama.

 

Nah dibawah adalah daftar-daftar tips dari guru profesional yang terbukti membantu para guru dalam mengajar dan mengelola kelas agar lebih efisien dan efektif.

 

  1. Tetapkan peraturan dan terapkan secara konsisten

 

Tetapkan peraturan pada hari pertama, entah itu berkenaan dengan konsekuensi akibat prilaku negatif atau pun rewards sebagai hadiah dari prilaku positifnya saat kegiatan pembelajaran. Dengan adanya peraturan yang dibuat oleh seorang guru di dalam kelas, siswa akan menjadi terarah dan memberikan kesan bahwa gurunya adalah seorang pendidik yang serius ingin menjadikan proses belajar menjadi berkualitas. Selain itu dengan adanya peraturan, siswa akan termotivasi untuk meningkatkan kesadarannya untuk terhindar dari prilaku-prilaku yang semestinya tidak dilakukan.

Baca Juga: Mendidik Anak Cara Rasulullah

  1. Gunakan bahasa positif bukan negatif

 

Setiap kali anda menyuruh seseorang untuk tidak melakukan sesuatu, hal pertama yang mucul dari kepala orang yang anda beritahu tersebut adalah membayangkan hal yang tidak boleh dilakukan. Misal: “Jangan merokok di kelas!” Siswa bersangkutan pasti akan membayangkan dirinya sedang merokok di kelas. Nah oleh karenanya hindarilah kata-kata negatif seperti “jangan” dll, tapi katakanlah ucapan atau bahasa yang positif, seperti:

 

“Persiapkan alat tulis kalian”, hindari kalimat”Jangan ketinggalan alat-alat tulis kalian”

“Tutup pintu dengan pelan” hindari kalimat “Jangan tutup pintu keras-keras”

“Dengarkan gurumu dan perhatikan”, hindari kalimat “Jangan berisik!”

 

Sebagai tambahan, ketika memberitahukan peraturan kepada siswa. Jangan gunakan kata “Hukuman” tapi lebih baiknya gunakan istilah “konsekuensi”.

 

  1. Berikan pujian terhadap usaha demi kebaikan mereka sendiri bukan keinginan atau persetujuan guru

 

Terkadang ada sebagaian guru yang memberikan pujian kepada seorang siswa karena siswa bersangkutan sudah melakukan apa yang gurunya inginkan. Seperti, “Bagus Rudi, kamu sudah mengisi spidol saya dengan baik”. Hal ini jelas tidak ada kebaikannya sedikitpun terhadap si siswa, yang ada hanya realisasi dari keinginan seorang guru.

 

jika bunda menginginkan lebih banyak lagi tips mendidik anak klik dinisiĀ 

Paling Banyak dicari:

  • anak SD
  • foto anak anak sd
  • gambar anak sd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.